Review: The Good Dinosaurs

9:48 PM

The Good Dinosaurs Offical US Trailer





Synopsis
Film ini melontarkan pertanyaan: bagaimana bila asteroid yang mengubah kehidupan di Bumi tidak membentur planet kita, dan akibatnya dinosaurus tidak pernah punah? Seekor Apatosaurus bernama Arlo menjalin persahabatan dengan nama manusia. Dalam perjalanan melalui medan berat dan misterius, Arlo belajar menghadapi rasa takut dan menemukan kemampuannya yang sesungguhnya.

The Good Dinosaurs
Seperti biasa film keluaran Disney Pixar selalu menjadi inspirasi bagi aku. Tapi aku bakalan lebih ngebahas salah satu karakter. KENAPA?? Karena dari menit pertama aku nonton sampai selesai, ada satu karakter yang menarik perhatian aku. Siapakah dia????


Yep!!! Say Hallo sama "Spot"
Spot ini salah satu karakter yang ada di dalam film The Good Dinosaurs. Spot adalah anak manusia yang telah kehilangan kedua orang tua dan menjalani hidup sendiri kemana-mana. Spot suka ke ladang jagung yang di tanam oleh Keluarga Arlo untuk memakan jagung-jagung yang sudah dikumpulkan. Suatu hari, tindakan Spot ini telah membuat ayahnya Arlo kesal sehingga menugaskan Arlo untuk menangkap dan sekaligus membunuh pencuri tersebut. Ketika Spot berhasil tertangkap dengan jebakan yang dibuat Arlo dan Ayahnya, Arlo memberanikan dirinya untuk melihat makhluk yang mencuri jagung keluargnya. Tetapi ketika Arlo ingin segera membunuh Spot, dia melihat Spot yang seperti ingin mengigitnya padahal Spot sedang sulit bernapas karena terjerat tali jebakan. Arlo pun memotong tali tersebut sehingga Spot bisa bernapas. Spot langsung mendekati Arlo yang berteriak ketakutan. Ternyata, teriakan Arlo malah membawa ayahnya melihat kalau Arlo telah melepaskan pencuri jagung. Spot pun melarikan diri. Sehingga Ayah dan Arlo mengejar Spot yang berusaha melarikan diri. Di tengah-tengah mengejar Spot, awan gelap menyapu langit dan tak lama kemudian hujan pun turun yang membuat jejak Spot pudar karena hujan. Hujan turun menjadi awal yang buruk bagi ayah dan Arlo. Ketika sedang mengejar Spot, kaki Arlo tergelincir dan membuat ayahya sadar kalau dia sudah terlalu keras terhadap Arlo dan memutuskan untuk pulang. Perjalanan pulang pun menjadi sebab Arlo kehilangan ayahnya karena terbawa arus banjir. 
Arlo kembali kerumah dengan membawa duka ayahnya tak akan kembali.
Ketika Arlo di makam ayahnya untuk merenung, Spot datang menghampiri Arlo. Arlo pun merasa kesal terhadap Spot karena menurutnya Spot lah yang sudah menjadi akibat ayahnya pergi. Maka Arlo pun mengejar Spot dan ingin membunuhnya. 
Ketika sedang mengejar Spot, Arlo dan Spot terjatuh dari tebing dan masuk sungai. Arus sungai yang deras membuat Arlo terjauh dari rumahnya dan terdampar di sebuah pinggiran sungai. Dengan luka yang di dapat di tubuh Arlo ketika terbawa arus membuatnya sulit untuk mendaki tebing. Tiba-tiba Arlo mendengar suara "auuuuuuu" dan muncul Spot dari atas tebing. Amarah Arlo ketika melihat Spot menjadi motivasi mendaki tebing tersebut hingga ke puncak. Arlo kembali mengejar Spot dan kemudian kehilangan jejak Spot lagi. 
Kaki Arlo tertindih batu ketika dia berusaha mengambil buah beri merah di pohon sampai tertidur. Keesokan harinya kaki Arlo sudah bisa di gerakan kembali karena batu tersebut sudah bergeser. 

*Nah  kalo menurut aku sih tuh batu kan nggak mungkin gerak sendiri jadi yang geserinnya itu kemungkinan Spot. Dan kalo nggak salah juga di sekitar batu ada jejak kaki Spot tapi Spot tidak menujukan dirinya ketika itu.

Arlo yang sudah bisa menngerakan kakinya, kembali berjalan menuju rumahnya. Tetapi hujan pun turun dan Arlo membuat tempat untuk berteduh dari ranting pohon dan tertidur. Spot membangunkan Arlo dengan membawa seranga besar dengan maksud Arlo akan memakannya. 

    Picky Eater

Arlo pun menolak untuk memakannya. Lalu Spot datang lagi dengan membawa kapal untuk di makan tapi Arlo menolaknya lagi. Akhir Spot membawa seranting buah beri untuk di makan dan Arlo pun memakannya. Bahkan Arlo meminta kepada Spot untuk menujukan dimana tempat ia bisa mendapatkan buah beri lagi. 

Ekspresi Spot ketika Arlo meminta untuk diantarkan ke tempat pohon buah beri

Ketika Arlo sampai di pohon buah beri, Arlo tidak menyadari kalau disana ada hewan lain yang akan menyerang karena merasa terganggung.

*kalo menurut aku sih tuh kayak ular tapi punya tangan aja.

Arlo pun terkejut ketika ingin hendak mengambil beri tiba-tiba ada hewan lain yang nyerangnya. Spot pun menolong Arlo melawan hewan tersebut dan akhirnya hewan itu pergi.

Ekspersi Spot ketika melawan ular bertangan

Setelah itu, muncul seekor badak yang mengingin spot menjadi rekannya tapi Arlo menolak. Nah disinilah Arlo menamai anak manusia itu "Spot", karena kata seekor badak itu yang memberi nama kepada anak manusia itu adalah yang memilikinya. Dan ketika Arlo menyebut nama Spot, anak manusia itu menghampiri Arlo.

Spot pun menjadi teman perjalanan pulang ke rumah Arlo dan menghadapi banyak kejadian-kejadian yang tak terduga. Namun ada juga moment yang bikin menyentuh bagi aku. Seperti ketika malam hari di pinggir pantai, Arlo mencoba menjelaskan keluarganya dan ayah nya yang sudah tiada dengan menggunakan ranting pohon kepada Spot. Dan sebaliknya Spot juga menjelaskan dia sudah kehilangan kedua orangtuanya dengan menggunakan ranting pohon kepada Arlo.

    My Family

Ekspresi Spot ketika sedang bercerita mengenai keluarga
Ada juga moment yang menyentuh lagi, yaitu ketika Spot diburu oleh sekawanan burung reptil (yang ntah apa namanya atau jenisnya). Kala itu, Arlo berusaha untuk menyelamatkan Spot yang berhasil di tangkap oleh burung pemakan daging itu. Dengan memberanikan diri dan ingin menyelamati orang yang dia sayangi, Arlo untuk menyusul Spot yang sudah di tangkap oleh burung pemakan daging dan dapat menyelamti Spot yang sudah kelelahan.

Spot dan Arlo terdesak oleh kawanan burung pemakan daging
Dan moment yang menyentuh yang terakhir itu, Spot dan Arlo akan berpisah. Ketika hampir sampai ke rumah, Arlo sangat bersemangat untuk mengajak Spot tinggal bersamanya. Tetapi pada saat Spot mendengar suara "auuuuuu" sama seperti dia lakukan. Ternyata ada sekelompok manusia berambut putih dan mengajak Spot untuk bergabung bersama mereka. 

*Disini aku nggak yakin apa mereka adalah keluarga Spot atau bukan, karena kalo berdasarkan warna rambut sangatlah berbeda. Spot memiliki warna rambut coklat sedangkan sekelompok manusia itu berambut putih. Dan sepertinya mereka sudah lebih maju dari pada Spot karena sudah terbiasa berjalan dengan 2 kaki mereka.

Perpisahan mereka pun sudah sampai saatnya. Mereka sama-sama merasa sedih dan kehilangan karena sudah banyak melewati banyak hal bersama. Tetapi mereka sama-sama berlapang dada dan saling menerima. Akhirnya Arlo pun kembali kerumahnya sendiri dan berkumpul lagi bersama Ibu dan kedua saudaranya. Sedangkan Spot bergabung dengan keluarga barunya.

***

Nah, Spot ini juga adalah karakter yang lincah, bersemangat, baik hati, dan kalo bilang rada badas juga sih hahaha.. Tapi badas-badas gitu menurut aku Spot itu adorable banget. 
Selain karakter Spot yang aku sukai, banyak juga pelajaran yang bisa kita ambil dari film ini, seperti:
  1. Jangan pernah takut untuk mencoba hal yang baru atau melakukan sesuatu, karena kalau kita takut kita tidak akan pernah tahu hal apa yang akan terjadi kedepannya.
  2. Rasa takut itu harus hilangkan demi memperjuangkan sesuatu yang berharga bagi kita.
Yah, intinya gitu deh walaupun mungkin banyak yang kurangnya tapi kayaknya sampai disini aja aku ceritanya walaupun masih ada banyak yang pengen aku bahas. Mungkin nanti aku tulis lagi kalo inget hahahha oke deh BYE!!!!!









You Might Also Like

0 komentar

Komentar