LOST : Part. 2

9:50 PM

Cahaya dan kehangatan.
Cahaya yang menerangi kegelapan, perlahan-lahan menjadi sebuah kehangatan.
Kehangatan yang menyelimuti jiwa yang dingin.

Aku mencari cahaya dan kehangatan.
Kenapa aku mencari cahaya dan kehangatan?
Untuk apa aku mencari cahaya dan kehangatan?
Apa gunanya mereka untukku?

Kenapa aku memerlukan cahaya? Apa jiwa ini sudah terlalu gelap sehingga memerlukan penerangan? Apa yang salah dengan kegelapan?

Aku selalu menginginkan cahaya yang dapat menerangi jiwa ini dan diselimuti kehangatan akan kepedulian serta rasa mengingin merangkul.

Dulu, aku pernah memiliki keduanya.
Bahkan diingatanku, aku bisa merasakan keduanya kembali walaupun sudah menjadi pudar.

Cahaya yang dulu menerangi jiwa ini kian redup.
Kehangatan yang dulu menyelimuti jiwa ini mulai memadam.

Tak hanya aku yang mencari dan menginginkan cahaya dan kehangatan.
Banyak orang di luar sana yang terus mencarinya dengan cara masing-masing. Tak jarang mereka mencarinya dengan cara yang salah. Tak jarang pula mereka yang mencarinya dengan tak sengaja. Tak jarang pula mereka yang mencarinya tidak menyadari kalau saja cahaya dan kehangatan itu hadir tanpa mereka cari.

Aku pernah hidup dengan cahaya yang menghangatkan jiwa ini dan juga pernah kehilangannya. Begitu juga dengan orang-orang diluar sana yang mengalami hal yang sama denganku. Kehilangan cahaya dan kehangatan membuat aku hidup dengan kehampaan. 
Aku selalu menanyakan hal-hal bodoh kepada diriku sendiri.
Sehingga aku menyadari suatu hal yang semestinya aku lakukan sebelum jiwaku pergi terlalu jauh. 

Kehilangan sebuah cahaya dan kehangatan itu bukan hal yang nyata!
Mereka tidak menghilangkan! Dan aku bukan yang menghilangkannya!
Tapi bagaimana bisa aku melewati hari-hari tanpa cahaya dan kehangatan?

Wahai jiwa, cobalah engkau melihat diri ini sekali lagi dengan perasaan rendah hati! Maka segala yang engkau pertanyaankan akan terjawabkan tanpa perlu seseorang memberikan penjelasan kepadamu.

Cahaya itu tidaklah hilang, melainkan mulai meredup dengan kepala keatasmu!
Kehangatan itu tidaklah hilang, melainkan mulai mepadam dengan hati kesendirian!

Hidupkan kembali cahaya dan kehangatan itu! Maka tak perlu lagi mengingat bagaimana merasakan cahaya dan kehangatan itu lagi karena jiwa ini hidup karenanya.

Kehidupan yang hampa kini mulai berisi akan kisah-kisah yang mengajarkan kepada kita mengenai arti dari kehidupan.

Janganlah menoleh keatas ketika cahaya mendekap!
Janganlah menutup mata ketika kehangatan selalu mendampingi!
Karena kehilangan cahaya dan kehangatan untuk kesekian kalinya tak akan sama menemukan jalan kembali seperti dahulu.

You Might Also Like

0 komentar

Komentar