Belum Ada Kepastian, Hanya Harapan yang Ada (Part.2)

11:01 AM

Ketika kakak perempuan pulang ke rumah. Dia mengetuk pintu kamarku dan memaksa untuk masuk. Saat itu aku sedang menangisi ketidakmampuanku untuk membicarakan keinginanku kepada orangtuaku. Akupun membukakan pintu kamar untuknya. Jujur saja pada saat kakakku masuk dan langsung membuka laci kecil yang ada di meja belajarku, aku langsung marah tanpa sebab kepada kakakku dan langsung keluar kamar. Di laci itu ada lembaran-lembaran kertas yang seharusnya aku bicarakan kepada kedua orangtuaku bukan untuk menulisnya dan disimpan begitu saja. Malam itu aku pikir kakakku tahu mengenai hal itu dan akan membicarakannya kepada orangtuaku dan akupun pasti akan dipanggil oleh kedua orangtuaku untuk menjelaskan lembaran-lembaran kertas yang temukan kakakku di laci kamarku. Tetapi hal itu tidak terjadi sampai hari dimana aku memberanikan diri untuk membicarakan keinginanku kepada orangtuaku. Kalau aku ingat-ingat lagi, aku mengawalinya dengan cara yang konyol. Aku memulainya dengan menulis note di smartphone-ku dan meminta mama ku untuk membaca sementara diriku pergi lari keluar kamar (pada saat itu aku sedang di kamar mama) wkwkw..

itu tulisan note yang kubicarakan tadi. maaf untuk privasi sedikit aku blur hehe ... :))

Tak lama mamaku teriak dari kamarnya "BOLEEH" dan keluar kamar. Aku pun mengintip dari sela-sela gorden yang ada di ruang tengah dan tersenyum malu. 
Tapi paginya tak begitu berjalan sesuai dengan apa yang aku ingin setelah aku memberitahu kepada mamaku keinginanku. Setelah memberitahu mama lewat tulisan di note aku pun masih belum berani untuk berbicara banyak mengenai hal itu. Jadi aku pikir mama tidak memberitahu hal itu kepada kakak perempuan dan aku juga berpikir kakak juga sudah tahu maksudku. 
Jadi aku di antar kelokasi dengan mama papa tanpa sepengetahuan kakakku. Tak lama kakakku pergi kekantor, tak lama juga aku dan orangtuaku pergi kelokasi. Selama di mobil lagi-lagi aku tak banyak bicara, aku hanya diam degdegan karena sehari sebelumnya aku tidak menglihat lokasi ruang jadi aku harus mencarinya terlebih dahulu dan nyaris saja telat.

You Might Also Like

0 komentar